Tak Berujung
Malam ini dingin lebih menusuk Semilirnya seakan memberi kabar sejuk Tapi gadis itu masih duduk dan tertunduk Lihat wajahnya hampir membiru Matanya berkaca dan terlihat layu Ia tak begeming hanya terlihat sendu Tatapan purnama bagai tawa Bintang seakan terlihat bahagia Tapi mereka tak tau hati ia hampa Pil hidup terkadang lebih pahit Layaknya ia dikerumunan yang berhimpit Tak bermakna yang ada hanya rasa sakit Ia berjalan dilorong-lorong sempit Langkahnya jauh dari keramaian sedikit demi sedikit Ia hanya diam sembari berfikir bagaimana untuk pamit