Detik itu ..
Detik itu, engkau lepaskan gengamanmu.
Detik itu kau membuat ragaku seolah runtuh.
Detik itu pula, kau untuk kali pertamanya berjalan di
depanku tanpa melihat aku di blakangmu,
Tak
seperti cerita selalu ada kata di balik perpisahan atau bahkan pelukan,
Pikiranku
kacau, hatiku hancur.
Membiarkanmu
pergi , membawa jutaan rasa dan setengah dari asa ku
asa
yang pernah kau jadikan tempatmu bersandar menepi dari kesedihan
Pergilah, aku akan teruskan perjalanan ini walau memang
terasa pincang
Detik detik itu, kau hapus semua cerita tentang kita, iya
kita ..
Detik itu . . . . . tepat lima tahun yang lalu
Aku . . . . . . . . . merindukanmu ..
jakarta, 7, Oktober 2017
Komentar
Posting Komentar