......
masih pada senja yang sama
saat matahari sembunyi dibalik bongkahan yang kita sebut batu
bocah-bocah kecil menerbangkan mimpi-mimpinya
dan bertaruh dengan yang lain dalam pola tingkah sederhana
diwaktu yang sama pula, angin datang dengan lembut
dihidupkan dengan alunan ombak yang menggericik ketika mengehempas bebatuan
aaahhh... asamu tergambar jelas
disetiap rumput pantai yang bergoyang juga pasir yang bertaburan
ingatkah kau, disitu kala kita dulu menerbangkan mimpi-mimpi kita
iya 'kita' sebelum kata 'kita' berubah menjadi kau dan aku
burung-burung datang membawa rasa murung
setelah senja sembunyi dibalik batu dan kau hilang dijalan yang kau sebut buntu
-9sep2017-senjaindie-
Wahh
BalasHapus